Rabu, 03 Oktober 2018

Sejarah Bitcoin Indonesia

Akhir-akhir ini, Bitcoin di Indonesia mulai menjadi sorotan, sejalan dengan popularitasnya di seluruh dunia, karena kenaikan harganya yang fantastis. Bagaimana tidak, mata uang digital tersebut pernah mencapai rekor harga hingga USD 4,500 per satuannya. Padahal, waktu pertama kali dilepas ke pasar pada tahun 2010, Bitcoin hanya laku di bawah 1 sen.
Namun, tahukah Anda bagaimana Bitcoin pertama kali diperkenalkan di Indonesia hingga berkembang sebagai salah satu alternatif alat pembayaran online yang paling banyak diperbincangkan?
bitcoin indonesia

Bitcoin Indonesia, Pelopor Beredarnya Mata Uang Virtual Di Tanah Air

Agar Bitcoin dapat beredar luas, diperlukan bursa penukaran (exchanger) untuk melayani proses jual beli. Di Indonesia, Bitcoin Indonesia adalah salah satu sentra penukaran pertama yang mempelopori beredarnya mata uang virtual terpopuler tersebut.
Perusahaan Bitcoin Indonesia didirikan pada Desember 2013. Namun, sebelum menjadi perusahaan sentra penukaran aset digital, ketiga pendirinya; Oscar Darwaman, Ricky Andrian dan William Sutanto, merintis komunitas peminat Bitcoin melalui website bitcoin[dot]co[dot]id.
Selang satu tahun kemudian, Bitcoin Indonesia telah berkembang menjadi bursa penukaran Bitcoin dengan jumlah anggota sebanyak 50,000 member dan rata-rata volume transaksi harian mencapai hingga Rp. 500,000,000. Pencapaian tersebut sekaligus menjadikan Bitcoin Indonesia sebagai bursa penukaran Bitcoin terbesar se-Asia Tenggara.
Semakin maraknya permintaan masyarakat terhadap Bitcoin di Indonesia ditanggapi dengan bertambahnya sentra-sentra penukaran alternatif selain Bitcoin Indonesia. Beberapa kompetitor tersebut adalah Triv dan Luno.

Perkembangan Status Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Daring

Antusiasme masyarakat terhadap Bitcoin di Indonesia punya pasang-surutnya sendiri. Awalnya, peminat mata uang virtual tersebut sebagian besar hanya terbatas pada penggiat komunitas pada forum-forum daring saja.
Forum-forum daring tersebut umumnya terdiri dari beberapa anggota yang saling membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka terhadap manfaat dan perkembangan Bitcoin. Itulah awal mula kenapa forum bitcoin[dot]co[dot]id mampu berkembang pesat menjadi sentra penukaran Bitcoin Indonesia.
Kelebihan utama Bitcoin terletak pada kemudahan pembayaran tanpa mengenal jarak. Sehingga di manapun pengguna Bitcoin berada, mereka dapat dengan mudah melakukan pembayaran dengan memanfaatkan jaringan blockchain.
Bitcoin Indonesia memanfaatkan fitur utama tersebut untuk menggandeng beberapa online merchant (toko daring) agar produk-produk mereka dapat dengan mudah dibeli oleh member Bitcoin Indonesia kapanpun, di manapun.
Seiring waktu, jumlah online merchant yang berafiliasi dengan bursa-bursa penukaran Bitcoin mulai menjamur. Nah, perkembangan cepat seperti ini tentu saja akan mendapat respon dari para regulator keuangan. 
Mengenai Bitcoin dan mata uang digital serupa, pemerintah untuk sementara ini mengambil posisi netral. Pada 6 Februari 2014, Bank Indonesia menyatakan bahwa Bitcoin dan mata uang virtual lainnya bukan merupakan mata uang atau alat pembayaran yang sah di Indonesia. Meskipun begitu, pembayaran barang/jasa dengan Bitcoin tidak dikategorikan sebagai tindakan ilegal di Indonesia.
Misalnya saja pada Maret 2014, dilansir dari Wall Street Journal, seorang pengguna Bitcoin (dari luar negeri) membeli villa mewah di kawasan Seminyak, Bali seharga 800 Bitcoin (kisaran Rp5 Milyar pada saat itu) yang ditawarkan melalui situs web Bitpremier. Pembelian properti tersebut sekaligus menorehkan catatan nilai transaksi tertinggi dengan Bitcoin saat itu.
Intinya, hingga saat ini penerimaan status Bitcoin sebagai salah satu alternatif alat pembayaran masih berada dalam area abu-abu. Di satu sisi, Bitcoin menawarkan kecepatan dan kemudahan proses pembayaran yang lebih unggul dibandingkan mata uang konvensional (fiat currency). Di sisi lain, regulasi Bitcoin di Indonesia masih sangat terbatas dan rentan penyalahgunaan seperti misalnya praktek pencucian uang dan penyelundupan narkoba.

Bagaimana Prospek Bitcoin Indonesia Ke Depannya?

Saat ini, sudah mulai bermunculan alternatif cryptocurrency selain Bitcoin, mulai dari pesaing utamanya, Ethereum, hingga yang terbaru Ripple. Ke depannya, masih belum ada tanda-tanda bahwa trend kemunculan mata uang digital baru akan berhenti.
Prospek Bitcoin Indonesia
Menyadari perkembangan tersebut, sentra penukaran Bitcoin Indonesia melayani pula jual beli cryptocurrency selain Bitcoin. Jadi, bagi para peminat mata uang virtual alternatif, Bitcoin Indonesia akan terus berinovasi dengan menghadirkan pilihan-pilihan virtual currency populer. Per 29 September 2017, situs tersebut telah melayani transaksi dalam Bitcoin, Ethereum, Litecoin, Ripple, ZCoin, Dash, dan lain sebagainya.
Jumlah merchant yang menerima pembayaran dalam Bitcoin di Indonesia pun terus bertambah. Diantaranya ada platform majalah digital HIGO, laman e-commerce Asmaraku, lembaga perantara donasi Kitabisa, marketplace Ratakan, dan masih banyak lagi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar